Kalimat Pengantar

Menulis. Sebuah pekerjaan untuk keabadian. Sebuah kutipan dari salah satu sastrawan legendaris milik negeri ini, Pramoedya Ananta Toer, agaknya benar-benar benar.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”.

Saya menemukan kutipan tersebut di Google dan selalu memiliki nafsu untuk melanjutkan lagi keinginan menulis layaknya dahulu saat masih menjadi mahasiswa pegiat pers almamater. Dan meskipun nyatanya Saya belum pernah membaca sampai selesai satu pun karya beliau, namun kutipannya sangat “menampar” nyali Saya mengetik kata dan membebaskan kalimat dalam layar. Lantas hasil ketak-ketik ini, tulisan pengantar yang sedang “diujicoba” untuk diunggah lagi ke dunia maya, setelah blog-blogan Saya sejak kuliah, Memantik Ide, tak bisa terbuka lagi karena alpa mengingat kata kunci.

Semoga ide dan perilaku akan selalu sejalan. Mari bekerja untuk keabadian.

Surabaya, Ahad, 5 Februari 2012.

Tentang katatakterkata

Manusia biasa, huruf, kata, dan kalimat seadanya
Pos ini dipublikasikan di Tulisan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s